112 MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING MENGIKUTI ACARA WISUDA DI GRAND PASIFIC

Sabtu, 16 Desember 2017 menjadi hari yang sangat membahagiakan bagi seluruh calon wisudawan dan wisudawati program sarjana dan pasca sarjana Universitas PGRI Yogyakarta. Pasal nya pada hari dan tanggal tersebut Universitas PGRI Yogyakarta mengadakan prosesi wisuda bagi para mahasiswa yang telah berhasil menempuh studi S1 dan S2 nya.

Pada acara wisuda kali ini, terdapat 112 Mahasiswa Bimbingan dan Konseling yang ikut diwisuda. Jumlah tersebut termasuk kategori dalam jumlah yang banyak mengingat program studi bimbingan dan konseling memiliki jumlah mahasiswa yang banyak pula. Tidak sedikit mahasiswa Bimbingan dan Konseling yang meraih predikat Cumlaude, bahkan ada satu Mahasiswa atas nama Amir Hidayat, S.Pd  yang meraih penghargaan sebagai lulusan terbaik mewakili prodi dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,85. Acara pelaksanaan wisuda berlangsung dengan lancar dan khidmat. Semua wisudawan terlihat sangat bahagia dengan prosesi wisuda tersebut.

PELEPASAN CALON WISUDAWAN DAN WISUDAWATI PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING MENGGUNAKAN KONSEP PRIVATE PARTY

Kegiatan rutin program studi bimbingan dan konseling menjelang pelaksanaan wisuda yaitu diadakannya acara pelepasan bagi calon wisudawan. Kegiatan tersebut sudah menjadi sebuah tradisi turun temurun di prodi bimbingan dan konseling Universitas PGRI Yogyakarta. Pada pelaksanaan kali ini, acara digelar di auditorium Universitas PGRI Yogyakarta pada tanggal 14 Desember 2017. Sementara itu, konsep yang diusung pada acara pelepasan calon wisudawan prodi Bimbingan dan Konseling kali ini bertajuk privat party dengan  “Seuntai Cinta Sejuta Harapan”.

Acara dibuka dengan sambutan dari bapak Eko Perianto, M.Si selaku kaprodi Bimbingan dan Konseling dilanjutkan dengan penyampaian pesan kesan dan diakhiri dengan acara hiburan. Meskipun acara dilaksanakan pada malam hari, akan tetapi antusiasme para peserta tergolong sangat tinggi untuk mengikuti acara ini. Acara berlangsung sangat meriah dan semua calon wisudawan terhanyut dalam seluruh rangkaian kegiatan tersebut.

PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA SIPAKAN LABORATORIUM BERBASIS DIGITAL

Diera serba digital membuat Program Studi Bimbingan dan Konseling tergugah untuk mengembangkan laboratorium Berbasis Digital. Laboratorium Bimbingan dan Konseling harapannya tidak hanya sebagai wadah untuk menyelenggarakan kegiatan praktikum namun juga dapat dijadikan sebagai tempat untuk mengembangkan penelitian oleh Dosen.

Laboratorium Bimbingan dan Konseling pada Program Studi Bimbingan dan Konseling UPY sudah dikembangkan sejak lama yang memfasilitasi berbagai kegiatan akademik bahkan sudah sampai pada taraf penyedia layanan tes psikologi pada jamannya dahulu. Namun belakangan laboratorium belum dimaksimalkan sesuai harapan yang diinginkan untuk itu segera akan ditata ulang dan dikelola dengan baik. Harapannya kedepan laboratorium dapat dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa dan dosen program studi bimbingan dan konseling.

Laboratorium yang dikoordintori oleh Drajat Edy Kurniawan, M.Pd ini beberapa minggu yang lalu sudah mulai menyiapkan segala sesuatu untuk pengelolaan laboratorium ke depan. Mulai dari penataan ruang hingga persiapan alat-alat yang perlu disipakan. Didampingi oleh Kaprodi Bimbingan dan Konseling Eko Perianto, M.Si, dan beberapa Dosen berharap sekali loaboratorium dapat hidup dan menjadi tempat yang bisa dimanfaatkan oleh semua dosen pengampu Mata Kuliah Praktikum dan lebih-lebih menjadi tempat untuk mengembangkan penelitian bebrbasis laboratorium, harap pak kaprodi.

Laboratorium yang terletak di kampus dua FKIP UPY ini merupakan perpindahan dari lantai dua dan pindah ke lantai satu, untuk menciptakan aksesibel yang dapat dijangakau lebih mudah. Smeoga dengan adanya pengelolaan Laboratorium yang baik menjadikan laboratorium prodi BK yang dapat dihandalakan dan dijadikan pusat studi khususnya dalam praktik keilmuan bimbingan dan konseling. Salam Lab..!!!

PRODI BK UPY TUAN RUMAH MUSDA IMABKIN DIY 2017

(19/11)- HMP BK UPY memiliki kebanggaan tersendiri dalam acara musyawarah daerah atau dikenal dengan MUSDA IMABKIN DIY 2017 karena menjadi panitia sekaligus tempat penyelenggara kegiatan ini. Kegiatan ini diikuti oleh 7 Universitas yang memiliki program studi BK di DIY diantaranya yaitu Universitas PGRI Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Teknologi Yogyakarta, Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Universitas Sanata Dharma dan IKIP PGRI Wates. Masing-masing universitas mengirimkan delegasi dalam kegiatan MUSDA kali ini. Tidak hanya itu, MUSDA IMABKIN DIY 2017 dihadiri langsung oleh perwakilan pengurus pusat serta pengurus wilayah IMABKIN yang berasal dari UPI Bandung, UHAMKA, UNESA dan Universitas Malang. Kegiatan berlangsung dilaksanakan Minggu, 19 November 2017 diruang Multimedia Universitas PGRI Yogyakarta dengan dibuka secara langsung dan simbolis oleh Wakil Rektor III UPY Bidang Kemhasiswaan bapak M. Fairuzabadi, M.Kom serta dihadiri bapak Eko Perianto, M.Si selaku Ketua Prodi BK UPY beserta jajaran dosen BK UPY. Acara berlangsung dimulai dari jam 09.00 WIB sampai dengan 03.00 dini hari.

SIDANG MUSDA IMABKIN DIY

Pembukaan MUSDA yang dibuka secara lansung oleh wakil rektor III UPY bapak Muhammad Fairuzabadi, M.Kommenambah kekhidmatan acara MUSDA di ruang multimedia UPY, disambung dengan penampilan tari tradisional yang dibawakan oleh mahasiswi prodi BK UPY semakin menambah kemeriahan. Diawali dengan Sidang Pleno I pembahasan tentang agenda acara dan tata tertib musda serta pemilihan presidium tetap yang berlangsung cukup lama yaitu sampai jam 14.00 WIB. Setelah ditetapkannya presidium tetap dilanjutkan dengan sidang pleno III yaitu LPJ PD IMABKIN 2015-2017 yang diketuai oleh Azis Suryaman dari Universitas Negeri Yogyakarta beserta jajaran pengurus yaitu penyampaian pencapaian selama 2 tahun kebelakang, diantaranya yang paling unggul yaitu telah menjalankan program IMABKIN Mengajar yang tentunya sangat luar biasa, mahasiswa BK dari berbagai universitas di DIY terjun secara langsung ke SD-SD yang memang membutuhkan guru BK sebagai upaya pengembangan peserta didik pada tahap dasar.Sidang pleno III yaitu pembahasan AD/ART, MKO serta GBHK. Untuk sidang ke IV yaitu pemilihan ketua umm IMABKIN DIY periode 2017-2019 yang dipinpin langsung oleh presidium tetap 1 yang diwakili mahasiswa BK UAD. Ada 2 calon ketua yang mengajukan diri yaitu perwakilan dari mahasiswa BK UAD dan UNY. Suasana malam yang semakin larut mendukung dan membuktikan bahwa kedua calon memiliki argumen yang sangat kuat untuk menjadi ketua IMABKIN DIY dengan memaparkan visi misi yang juga memilki tonggak harapan perjalanan IMABKIN periode selanjutnya. Menggunakan voting secara tertutup oleh forum musda terpilihlah perwakilan mahasiswa BK UAD atas nama Prima Kholifah Akbar A. yang unggul lebih tinggi dibandingkan dengan Ari Prasetyo perwakilan dari mahasiswa BK UNY. Ucpanan selamat kepada Prima Kholifah Akbar A. yang telah terpilih menjadi ketua PD IMABKIN DIY masa bakti 2017-2019 semoga bisa mengemban amanah dengan baik. Sidang yang penuh dengan berbagai argumentasi dan pemikiran yang tentunya luar biasa akhirya sampai pada ujung acara, meskipun jam telah menunjukan pukul 03.00 WIB dini hari acara MUSDA IMABKIN DIY ditutup dengan pemberian kenang-kenangan dan foto bersama.

PERSIAPKAN AKREDITASI TAHUN 2018 PRODI BK ADAKAN RAPAT BERSAMA FAKULTAS

Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Yogyakarta pada tahun 2018 akan RE-Akreditasi sehingga perlu banyak persipkan mulai sejak dini. Kamis (26/17) bertempat di ruang Pertemuan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan program studi Bimbingan dan Konseling melaksanakan rapat bersama untuk menyiapakan Akreditasi. Rapat dihadiri oleh pimpinan Fakultas dan Semua Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling membahas persiapan Akreditasi.Sebelumnya program studi bimbingan dan konseling juga sudah mengadakan rapat untuk persiapan akreditasi di ruang sidang program studi bimbingan dan konseling. Akreditasi pada tahun 2018 sudah menggunakan model baru yaitu SAPTO (sistem akreditasi perguruan tinggi online) sehingga harapannya dengan diadakannya rapat bersama fakultas, p   ersiapan akreditasi dapat berjalan dengan baik.

Pada kesempatan ini juga program studi bimbingan dan konseling diberikan worshop tentang akreditasi online (SAPTO) oleh fakultas. Bagaimana teknis dan jalannya proses akreditasi mulai dari awal sampai bagaimana men-upload berkas ke sistem online nya. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darsono, M.Pd menyampaikan bahwa perlu untuk memperhatikan data, antara prodi dengan fakultas dapat sinkron sehingga tidak ada perbedaan data.

Rapat diakhiri dengan mempraktikan secara langsung bagaimana sistem akreditasi online berjalan. Semoga persipan akreditasi online program studi bimbingan dan konseling pada tahun 2018 dapat berjalan sesuai dengan harapan bersama. Salam semangat!! (Admin-webpro)